Jangan
pernah berusaha untuk melupakannya
Ya,,
kamu ga salah baca, dan ilalang pun ga salah tulis.. :D
karna
semakin kamu berusaha untuk melupakannya, justru akan membuatmu semakin sering
mengingatnya.
pada
kenyataannya, kita ga akan pernah bisa benar – benar melupakan seseorang yang
pernah hadir dalam hidup kita. Karna ingatan kita ibarat
sebuah kertas, dan kenangan itu ibarat sebuah tulisan. Dengan apapun, baik itu pulpen, pensil, crayon atau alat tulis lainnya, ketika sebuah kertas putih telah tergores oleh sebuat coretan, tidak akan bisa kembali bersih seperti sebelum disentuh oleh coretan. Dengan apapun kita mencoba menghapusnya, tetap akan terlihat bekas coretan itu. Dan semakin kita paksakan untuk menghapus coretan itu, yang ada kertas tersebut malah rusak. Begitupun dengan kita. So..jangan pernah berusaha untuk melupakannya, tapi belajarlah untuk menerima kenyataan, bahwa tidak semua yang kita inginkan dapat kita miliki, dan tidak semua yang kita inginkan itu yang kita butuhkan.. :)
sebuah kertas, dan kenangan itu ibarat sebuah tulisan. Dengan apapun, baik itu pulpen, pensil, crayon atau alat tulis lainnya, ketika sebuah kertas putih telah tergores oleh sebuat coretan, tidak akan bisa kembali bersih seperti sebelum disentuh oleh coretan. Dengan apapun kita mencoba menghapusnya, tetap akan terlihat bekas coretan itu. Dan semakin kita paksakan untuk menghapus coretan itu, yang ada kertas tersebut malah rusak. Begitupun dengan kita. So..jangan pernah berusaha untuk melupakannya, tapi belajarlah untuk menerima kenyataan, bahwa tidak semua yang kita inginkan dapat kita miliki, dan tidak semua yang kita inginkan itu yang kita butuhkan.. :)
ü Buatlah
dirimu sesibuk mungkin
Semakin
kita sibuk, semakin sedikit kita memberikan luang pada fikiran kita untuk
memikirkannya, awalnya mungkin masih sering teringat. Tapi jangan tersugesti
dengan situasi itu, saat ia masih sering hadir dalam ingatanmu, bahkan disaat
tersibukmu, bukan berarti kamu tak mampu lepas dari fikiran tentangnya,
fikiraranmu hanya belum terbiasa untuk berhenti dari kebiasaannya, wahhh rada
ngejelimet nih bahasa nya… :D yupz… ilalang ulangi, “fikiranmu hanya belum terbiasa
untuk berhenti dari kebiasaannya” kebiasaan memikirkannya saat kalian masih
menjalin kisah manis bersama.
lantas???
Jangan dipaksakan, biarkan ia berhenti dari kebiasaannya itu secara perlahan.
Dan menyibukkan diri adalah salah satu cara untuk membiasakan fikiranmu untuk
memikirkan hal yang lain.
ü Perbanyak
ibadah
Semua
agama punya cara masing masing dalam beribadah, tapi ilalang yakin, semua
ibadah, memiliki fungsi yang sama bagi pelakunya, salah satunya adalah
ketentraman jiwa. untuk yang beragama islam, kamu bisa memulainya dengan
shalat, dan berdoa disetiap shalatmu,
“ya
Allah, jika memang ia jodohku, pertemukanlah kami kembali dan persatukanlah
kami kembali dalam pribadi masing masing yang lebih baik, agar perpisahan itu
tak terjadi untuk kedua kalinya dengan luka yang sama, tapi jika memang ia
bukan jodohku, maka bimbing aku, dan bantu aku untuk terbiasa tanpa dia”
Doakan
juga yang baik untuknya, karna doa yang baik adalah salah satu kebaikan dari
kamu, dan Allah pasti akan membalas kabaikanmu dengan yang lebih baik.. :)
tapi jangan lupaaa doa tersebut dipanjatkan sesudah kita berdoa untuk orang tua kita dulu yaaah.. jangan sampe kebolak..!! ;)
tapi jangan lupaaa doa tersebut dipanjatkan sesudah kita berdoa untuk orang tua kita dulu yaaah.. jangan sampe kebolak..!! ;)
ü Jangan
pernah menyesali apa yang telah terjadi
Percaya
dan yakinlah, bahwa apa yang terjadi antara kamu dan dia, adalah bagian dari
sekenario indah Allah untuk hidupmu, mengutip dari kata mutiara yang ilalang
dapat dari salah satu sahabat ilalang entah dia kirim kata - kata ini karena sekedar kirim kirim ga ada kerjaan, atau bermaksud menyindir ilalang, entahlah, hanya dia dan Tuhan yang tau... :) bunyinya kurang lebih begini…
“Allah mempertemukan untuk satu alasan, entah untuk belajar atau untuk mengajarkan, entah hanya untuk sesaat atau selamanya, entah untuk menjadi bagian terpenting atau sekedarnya. Akan tetapi, tetaplah menjadi yang terbaik diwaktu tersebut. Lakukan dengan tulus, meski tidak menjadi seperti apa yang diinginkan. Tidak ada yang sia – sia, karena Allah yang mempertemukan.”
Asli!! Pas baca kamut ini, ilalang langsung jatuh cinta [sama kamut nya yah..!!! CATET!!! Sama Kamut nya, bukan sama yang ngirim gambarnya!!!] :P
Langsung
deh, ilalang jadiin PP Watsap,,, tapi sekarang udah ganti PP nya..:D karna makna dibalik kata - kata nya itu loh yang luarrrr biasa dalem bangat buat ilalang,,,
Nah loh,
koq ilalang yang jadi curhat… :O okey, kembali ke tipik topik maksudnya,, :D,
intinya, apapun itu, pahit, manis, dan segala kenangan yang telah terukir dalam buku kehidupan kita, adalah bagian dari perjalanan hidup yang ga bisa gitu aja kita ilangin dalam ingatan kita., jangan dilupakan, tapi jangan pula diingat, cukup disimpan, ya, disimpan menjadi bagian dari perjalanan kita… :)
intinya, apapun itu, pahit, manis, dan segala kenangan yang telah terukir dalam buku kehidupan kita, adalah bagian dari perjalanan hidup yang ga bisa gitu aja kita ilangin dalam ingatan kita., jangan dilupakan, tapi jangan pula diingat, cukup disimpan, ya, disimpan menjadi bagian dari perjalanan kita… :)
Pada
kenyataannya, sampai kapanpun, kita ga akan pernah bisa benar benar
melupakan seseoarang yang sudah terlanjur hadir dalam hidup kita, bagaimanapun
caranya, bahkan para ahli Hypnotherapy pun ga berani menghapus ingatan
seseorang, bukan karena mereka tak mampu, tapi keseimbangan hidup seseorang
akan tergannggu bila ia kehilangan bagian dari memory nya…
Kesimpulannya,
kita ga akan bisa melupakan seseorang, hal maksimal yang bisa kita lakukan
adalah, membiasakan hati dan fikiran
kita untuk terbiasa memberikan ruang dan waktu seminimal mungkin untuk
memikirkannya.
Yups,
perlu diulangi, pelan pelan aja bacanya biar masuk ke hati, :D
kita
ga akan bisa melupakan seseorang, hal maksimal yang bisa kita lakukan adalah, membiasakan hati dan fikiran kita untuk
terbiasa memberikan ruang dan waktu seminimal mungkin untuk memikirkannya.
Dan
satu lagi dari ilalang, sebelum mengakhiri tulisan ini,
Jangan
sia siakan dirimu sendiri hanya karna kamu yakin bahwa ia yang kelak akan
bersamamu.
Jika
saat ini kamu dalam sebuah penantian, gunakan waktu itu sebaik mungkin. Jangan
sia siakan waktumu hanya untuk memikirkannya, fikirkanlah, mungkin yang ada
difikirannya saat ini bukanlah kamu. Ingatlah bahwa ada orang lain yang
membutuhkan perhatianmu, keluarga, sahabat, tau bahkan dia yang lain, ya, dia
yang tanpa kau sadari ternyata begitu mempedulikanmu, bahkan disaat
kepedulianmu tersita untuk seseorang yang labih pantas disebut sebagai “masa
lalu”.
Atau
jika kau berkeras dan memilih untuk tetap sendiri menunggunya, jangan biarkan
kesendirianmu itu menjadi sesuatu yang sia – sia, karena kita tidak pernah tau
apa yang akan terjadi, kita tidak pernah tau, apakah “ia” yang kita tunggu
ternyata menjadikan kita juga sebagai yang ia tuju, atau justru orang lain.
Bukankah
akan menjadi suatu hal yang sia-sia, bila kita hanya menunggu tanpa satu yang
pasti tanpa suatu tindakan perbaikan diri,,??
Tapi
bila kita memanfaatkan penantian itu sebagai waktu untuk memperbaiki diri,
meningkatkan kualitas kita, kalaupun kelak ia yang kita tunggu tak pernah
kembali, setidaknya kita sudah menjadi pribadi yang lebih baik. Dan setidaknya
ada hasil dari penantian itu,, ;)
Sekian
dari ilalang Senja, mudah - mudahan bermanfaat, mohon maaf bila ada
kata, penulisan, kalimat atau cara penyampaian ilalang senja yang kurang
berkenan dihati pembaca..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar