Senin, 25 Agustus 2014

Move on dari masalalu


       Jangan pernah berusaha untuk melupakannya
Ya,, kamu ga salah baca, dan ilalang pun ga salah tulis.. :D
karna semakin kamu berusaha untuk melupakannya, justru akan membuatmu semakin sering mengingatnya.
pada kenyataannya, kita ga akan pernah bisa benar – benar melupakan seseorang yang pernah hadir dalam hidup kita. Karna ingatan kita ibarat
sebuah kertas, dan kenangan itu ibarat sebuah tulisan. Dengan apapun, baik itu pulpen, pensil, crayon atau alat tulis lainnya, ketika sebuah kertas putih telah tergores oleh sebuat coretan, tidak akan bisa kembali bersih seperti sebelum disentuh oleh coretan. Dengan apapun kita mencoba menghapusnya, tetap akan terlihat bekas coretan itu. Dan semakin kita paksakan untuk menghapus coretan itu, yang ada kertas tersebut malah rusak. Begitupun dengan kita. So..jangan pernah berusaha untuk melupakannya, tapi belajarlah untuk menerima kenyataan, bahwa tidak semua yang kita inginkan dapat kita miliki, dan tidak semua yang kita inginkan itu yang kita butuhkan.. :)

ü        Buatlah dirimu sesibuk mungkin
Semakin kita sibuk, semakin sedikit kita memberikan luang pada fikiran kita untuk memikirkannya, awalnya mungkin masih sering teringat. Tapi jangan tersugesti dengan situasi itu, saat ia masih sering hadir dalam ingatanmu, bahkan disaat tersibukmu, bukan berarti kamu tak mampu lepas dari fikiran tentangnya, fikiraranmu hanya belum terbiasa untuk berhenti dari kebiasaannya, wahhh rada ngejelimet nih bahasa nya… :D yupz… ilalang ulangi, “fikiranmu hanya belum terbiasa untuk berhenti dari kebiasaannya” kebiasaan memikirkannya saat kalian masih menjalin kisah manis bersama.
lantas??? Jangan dipaksakan, biarkan ia berhenti dari kebiasaannya itu secara perlahan. Dan menyibukkan diri adalah salah satu cara untuk membiasakan fikiranmu untuk memikirkan hal yang lain.

ü  Perbanyak ibadah
Semua agama punya cara masing masing dalam beribadah, tapi ilalang yakin, semua ibadah, memiliki fungsi yang sama bagi pelakunya, salah satunya adalah ketentraman jiwa. untuk yang beragama islam, kamu bisa memulainya dengan shalat, dan berdoa disetiap shalatmu,

“ya Allah, jika memang ia jodohku, pertemukanlah kami kembali dan persatukanlah kami kembali dalam pribadi masing masing yang lebih baik, agar perpisahan itu tak terjadi untuk kedua kalinya dengan luka yang sama, tapi jika memang ia bukan jodohku, maka bimbing aku, dan bantu aku untuk terbiasa tanpa dia”

Doakan juga yang baik untuknya, karna doa yang baik adalah salah satu kebaikan dari kamu, dan Allah pasti akan membalas kabaikanmu dengan yang lebih baik.. :)

tapi jangan lupaaa doa tersebut dipanjatkan sesudah kita berdoa untuk orang tua kita dulu yaaah.. jangan sampe kebolak..!! ;)  

ü        Jangan pernah menyesali apa yang telah terjadi
Percaya dan yakinlah, bahwa apa yang terjadi antara kamu dan dia, adalah bagian dari sekenario indah Allah untuk hidupmu, mengutip dari kata mutiara yang ilalang dapat dari salah satu sahabat ilalang entah dia kirim kata - kata ini karena sekedar kirim kirim ga ada kerjaan, atau bermaksud menyindir ilalang, entahlah, hanya dia dan Tuhan yang tau... :) bunyinya kurang lebih begini…

“Allah mempertemukan untuk satu alasan,  entah untuk belajar atau untuk mengajarkan, entah hanya untuk sesaat atau selamanya,  entah untuk menjadi bagian terpenting atau sekedarnya. Akan tetapi, tetaplah menjadi yang terbaik diwaktu tersebut. Lakukan dengan tulus, meski tidak menjadi seperti apa yang diinginkan. Tidak ada yang sia – sia, karena Allah yang mempertemukan.”



Asli!!  Pas baca kamut ini, ilalang langsung jatuh cinta [sama kamut nya yah..!!! CATET!!! Sama Kamut nya, bukan sama yang ngirim gambarnya!!!] :P
Langsung deh, ilalang jadiin PP Watsap,,, tapi sekarang udah ganti PP nya..:D karna makna dibalik kata - kata nya itu loh yang luarrrr biasa dalem bangat buat ilalang,,,
Nah loh, koq ilalang yang jadi curhat… :O okey, kembali ke tipik topik maksudnya,, :D,
intinya, apapun itu, pahit, manis, dan segala kenangan yang telah terukir dalam buku kehidupan kita, adalah bagian dari perjalanan hidup yang ga bisa gitu aja kita ilangin dalam ingatan kita., jangan dilupakan, tapi jangan pula diingat, cukup disimpan, ya, disimpan menjadi bagian dari perjalanan kita… :)

Pada kenyataannya, sampai kapanpun, kita ga akan pernah bisa benar benar melupakan seseoarang yang sudah terlanjur hadir dalam hidup kita, bagaimanapun caranya, bahkan para ahli Hypnotherapy pun ga berani menghapus ingatan seseorang, bukan karena mereka tak mampu, tapi keseimbangan hidup seseorang akan tergannggu bila ia kehilangan bagian dari memory nya…

Kesimpulannya, kita ga akan bisa melupakan seseorang, hal maksimal yang bisa kita lakukan adalah, membiasakan hati dan fikiran kita untuk terbiasa memberikan ruang dan waktu seminimal mungkin untuk memikirkannya.
Yups, perlu diulangi, pelan pelan aja bacanya biar masuk ke  hati, :D
kita ga akan bisa melupakan seseorang, hal maksimal yang bisa kita lakukan adalah, membiasakan hati dan fikiran kita untuk terbiasa memberikan ruang dan waktu seminimal mungkin untuk memikirkannya.

Dan satu lagi dari ilalang, sebelum mengakhiri tulisan ini,
Jangan sia siakan dirimu sendiri hanya karna kamu yakin bahwa ia yang kelak akan bersamamu.
Jika saat ini kamu dalam sebuah penantian, gunakan waktu itu sebaik mungkin. Jangan sia siakan waktumu hanya untuk memikirkannya, fikirkanlah, mungkin yang ada difikirannya saat ini bukanlah kamu. Ingatlah bahwa ada orang lain yang membutuhkan perhatianmu, keluarga, sahabat, tau bahkan dia yang lain, ya, dia yang tanpa kau sadari ternyata begitu mempedulikanmu, bahkan disaat kepedulianmu tersita untuk seseorang yang labih pantas disebut sebagai “masa lalu”.
Atau jika kau berkeras dan memilih untuk tetap sendiri menunggunya, jangan biarkan kesendirianmu itu menjadi sesuatu yang sia – sia, karena kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi, kita tidak pernah tau, apakah “ia” yang kita tunggu ternyata menjadikan kita juga sebagai yang ia tuju, atau justru orang lain.
Bukankah akan menjadi suatu hal yang sia-sia, bila kita hanya menunggu tanpa satu yang pasti tanpa suatu tindakan perbaikan diri,,??
Tapi bila kita memanfaatkan penantian itu sebagai waktu untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas kita, kalaupun kelak ia yang kita tunggu tak pernah kembali, setidaknya kita sudah menjadi pribadi yang lebih baik. Dan setidaknya ada hasil dari penantian itu,, ;)

Sekian dari ilalang Senja, mudah - mudahan bermanfaat, mohon maaf bila ada  kata, penulisan, kalimat atau cara penyampaian ilalang senja yang kurang berkenan dihati pembaca..


Salam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar